Selamat datang di blog saya :) masih dalam taraf belajar...

23 Desember 2011

Teringat malam itu...

Malam ini, entah kenapa aku merasa aneh pada diriku. Hal yang tidak biasa dirasakan. Aku tidak tahu apa penyebabnya dan berasal darimana. Rasa yang ada dada seakan membuatku sesak untuk bernafas dengan bebas. Saat aku ingat ini ternyata adalah bulan Desember, rasa ini semakin menjadi. Pada awalnya aku tak tahu ini apa. Setelah aku merenung untuk memahami ini, aku paham apa yang aku rasakan. Masa lalu adalah penyebabnya. Dia ya dia yang ada entah dimana, dia penyebab aku merasakan ini. Bulan Desember tepatnya 1 tahun yang lalu, tanggal 15 desember 2010 aku mengenal dan dekat denganya di jejaring sosial facebook. Hanya berawal dari comments status lalu wall. Aku masih ingat apa yang kita obrolankan di wall itu, haha lucu dan agak sedikit ‘koplak’. Kita seperti seorang anak kecil yang bermain bersama, tetapi bermain tidak jelas. Zombie lah, hantulah, suram lah, ya banyak pokoknya. Tidak terhitung berapa banyak kata dan hal yang kita lalui bersama. Perkenalan itu berlanjut sampai ketahap yang lumayan dalam, memalui ponsel. Meskipun saat itu aku yang memulai dahulu, tapi bagiku itu tak masalah. Toh, aku hanya menganggap itu sebagai sarana menambah teman. Diawal memang sepertinya dia masih agak terganggu dengan kehadiranku, tapi setelah sekian lama kita berbicara, kita semakin dekat dan ya seperti itu. Masa terindah saat itu, aku tak tahu apa yang aku rasakan saat itu. Setiap hari yang aku tunggu hanya berbicara dan bercanda dengannya. bagiku itu sangat menarik dan menyenangkan. Dia tempat dimana aku cerita menumpahkan segala masalah yang aku hadapi. Dan dia selalu menerima itu dengan senyuman. Itu yang membuatku terngiang akan kenangan bersamanya.  Dimana terkadang dia membuat aku tersenyum, ketawa disaat aku sedang badmood. Dia memberikan perhatiannya padaku, meskipun pada saat itu aku tahu bahwa dia sedang berpacaran dengan sahabatku. Tetapi aku merasa semua kasih sayangnya ditumpahkan kepadaku seorang. Ya aku tahu itu jahat dan egois, tapi aku juga punya hak atas perasaan itu. Semakin lama aku bersamanya, semakin nyaman aku didekatnya. Dan pada akhirnya pun aku meminta kejelasan lalu ya kita bersama. Hari demi hari hanyalah kesenangan yang ada. Suatu ketika disaat ia beranjak SMA berbagai masalah muncul, dan kita sulit untuk mengendalikan emosi, sehingga pada akhirnya kita harus berpisah. Perpisahan yang tragis menurutku. Aku belum siap saat itu dan berat melepasnya dia pergi, setelah sekian lama aku mengenal dan bersamanya.
Oke sekarang itu tadi semua hanya kenangan manis yang tak bisa aku ungka, masih tersimpan rapat ddalam hati yang sesak ini. Terkadang ini muncul kepermukaan tetapi terkadang sembunyi entah kemana. Dan malam ini muncul secara tiba tiba. Menangis dan mengingat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar